«

»

Sep 27

BUPATI PESISIR BARAT JADI INSPEKTUR UPACARA TMMD KE-100

Pesisir Barat – Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal menyatakan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sangat penting dan strategis di tengah berbagai persoalan kebangsaan dewasa ini.

“Karena TMMD tidak hanya membangun fisik, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang nasionalisme, ancaman terorisme, radikalisme dan bahaya narkoba,” kata Agus Istiqlal.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Pesisir Barat saat menjadi Inspektur Upacara Pembukaan TMMD ke-100 Tahun 2017 di Lapangan Pekon Ulokmukti, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (27/9).

Mengenakan seragam kehormatan TNI, Agus memimpin upacara yang dihadiri Danrem 043/Gatam, Kolonel.Inf. Hadi Basuki, Dandim 0422/LB, Letkol.Inf.Iskandar, Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Donyar Kusumadji, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP), Murliana.

Selain ratusan peserta upacara dari unsur TNI, Polri, Pol-PP, pelajar dan organisasi kemasyarakataan, upacara dihadiri para kepala OPD, ketua dan anggota DPRD Pesisir Barat, Forkopimda, camat, peratin serta masyarakat khususnya di Kecamatan Ngambur.

Menurut Agus Istiqlal, TMMD ke-100 akan berlangsung hingga 25 Oktober mendatang di Pekon Ulokmukti dan Bumiratu Kecamatan Ngambur. Kegiatan yang digulirkan TNI ini untuk membangun pekon bersama masyarakat.

Bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan Dinas Pemerintah Pekon, dia menyebutkan, TMMD juga melakukan bakti sosial, antara lain berupa pelayanan kesehatan dan penyuluhan.

Dijelaskan, kegiatan yang berbasis kegotongroyongan seperti TMMD ini untuk kemaslahatan masyarakat. TMMD sudah banyak membantu aksebilitas masyarakat dalam beraktifitas, memugar RTLH, membangun jambanisasi ataupun sanitasi. “Ini sangat baik untuk meningkatkan derajat kehidupan masyarakat yang lebih layak dan sehat”, ungkapnya.

TMMD bukan semata membangun sarana fisik, namun juga membangunkan semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi, terangnya.

Agus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD. “Saatnya kita lanjutkan karya bakti dan pengabdian dan kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan di negeri Bumi para saibatin dan ulama ini,” ungkapnya.

Usai upacara pembukaan TMMD, dilanjutkan penyerahan secara simbolis perlengkapan dan peralatan untuk pembangunan, pemberian bantuan beras dan bibit kelapa kepada masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan penanaman pohon oleh Bupati, Danrem, Kodim, ketua DPRD beserta tamu undangan lainnya. Lalu, mendengarkan penjelasan materi TMMD dari Danki SSK Satgas, Kpt Inf Suroto.

Dilanjutkan peninjau ke lokasi kegiatan non fisik yakni penyuluhan kesadaran bela negara, penyuluhan narkoba dan Kamtibmas. Selain itu, kegiatan penyuluhan kesehatan, pelayanan KB gratis, penyuluhan perkebunan dan pertanian, serta penyuluhan agama, sunatan massal dan donor darah serta nonton bareng (Nobar) film G 30/S PKI di lokasi TMMD.

TMMD yang dilaksanakan melalui Kodim 0422/Lampung Barat tersebut melibatkan 150 personil gabungan dari TNI dan Polri yang tinggal bersama penduduk di lokasi selama TMMD berlangsung.

Pembangun fisik TMMD antara lain pembuatan atau pelebaran badan jalan penghubung di dua pekon tersebut, serta pembuatan jembatan, rehab jembatan, pembuatan gorong-gorong, pembuatan pos kamling dan rehab mushola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*