«

»

Jul 31

WISMAN ASAL NEGARA MAROKO MENGAN ” GULAI TABOH IWA TUHUK

Pesisir Barat – Peningkatan jumlah kunjungan para wisatawan mancanegara (Wisman) ke Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung sebagai destinasi wisata, tentunya bisa menimbulkan dampak-dampak yang sangat positif bagi masyarakat yang ada di Kabupaten ini yaitu dengan terciptanya peluang-peluang lapangan pekerjaan baru. Selain menunjukkan sifat dan sikap yang bersahabat kepada para wisatawan mancanegara, tentunya akan membuat para wisatawan menjadi betah dan nyaman saat mereka berlibur di Kabupaten ini sehingga di tahun berikutnya mereka akan kembali lagi ke Kabupaten ini untuk berlibur bahkan mungkin mengajak sahabat-sahabatnya yang lain untuk berlibur ke Kabupaten ini. Salah satu cara untuk meningkatkan kunjungan para wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di Kabupaten ini adalah dengan mengundang mereka dan memperkenalkan seni adat dan budaya yang ada bahkan bisa juga dengan mengajak mereka makan bersama sekaligus memperkenalkan macam-macam kuliner, seperti halnya yang dilakukan oleh para Peratin Pekon Mandiri Sejati, Antoni Wijaya dan Peratin Pekon Balai Kencana, Dafendri, baru-baru ini yang berkoordinasi langsung dengan Dinas Perikanan Kabupaten Pesisir Barat, melalui Kepala Dinasnya, Hasnul Abror, untuk memperkenalkan kuliner khas Kabupaten ini, yaitu Gulai Taboh Iwa Tuhuk dan Balado Iwa Tuhuk, dalam acara makan siang bersama para wisatawan mancanegara asal negara Kerajaan Maroko di rumah makan ” d’ Green ” yang terletak di Pekon Seray. Pada minggu sebelumnya juga para wisatawan mancanegara asal negara Kerajaan Maroko tersebut pernah diundang makan siang oleh Peratin Pekon Labuhan Mandi, Husni Thamrin untuk memperkenalkan kuliner khas Kabupaten ini, yaitu Gulai Bebat, Gulai Rebung dan Gulai Tiyung yang dipadukan dengan ikan tongkol bakar dan juga memperkenalkan komoditas damar mata kucing, kali ini mereka para wisman diperkenalkan dengan kuliner khas yang lain yaitu kuliner dengan ikan blue marlin atau masyarakat di Kabupaten ini lebih mengenalnya dengan kuliner ” Iwa Tuhuk “. Sebelum undangan acara makan siang dilakukan, para wisatawan yang dikepalai oleh ketua rombongannya yaitu saudara Hachim dan para Peratin beserta para pegawai Dinas Perikanan melakukan sholat Dzuhur berjamaah di salah satu masjid yang letaknya tidak jauh dari lokasi Rumah Makan. Setelah sholat Dzuhur acara makan siang bersama dilakukan para wisman dan jelas terlihat suasana keakraban dan persahabatan antara para wisman beserta para Peratin dan para pegawai dari Dinas Perikanan pada saat sebelum dan sesudah makan siang bersama, bahkan para wisman mengatakan, bahwa menu makanan kuliner ikan blue marlin yang dihidangkan dengan masakan seperti ini baru pertamakalinya dicoba, jika sebelumnya mereka hanya menikmati hidangan tersebut dalam hidangan yang digoreng atau dipanggang akan tetapi dengan hidangan “Gulai Taboh Iwa Tuhuk dan Iwa Tuhuk Balado ini, baru pertama kali dicoba, sungguh luar biasa lezatnya, ujar mereka. Sayang sekali Kepala Dinas Perikanan, Hasnul Abror tidak bisa ikut dalam acara makan siang tersebut dikarenakan ada tamu dari Dinas Perikanan Provinsi, dan Hasnul Abror mengutus lima orang pegawainya untuk menghadiri acara makan siang bersama para wisman asal negara kerajaan Maroko tersebut. Setelah acara makan siang, Hachim sebagai ketua rombongan mengucapkan terima kasihnya kepada para Peratin dan juga para pegawai Dinas Perikanan yang telah mengundang mereka pada acara makan siang tersebut dan mereka juga merasa senang dan nyaman saat mereka berada di Kabupaten ini, Inshaa Allah di tahun depan mereka akan kembali lagi ke Kabupaten ini untuk berlibur, ujar Hachim yang bekerja di Kementerian Pariwisata Kerajaan Negara Maroko tersebut. (dra/her).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*