«

»

Jul 31

PARA WISMAN ASAL NEGARA KERAJAAN MAROKO SENANG DENGAN KULINER KHAS DAERAH KRUI

Pesisir Barat – Kunjungan para wisatawan mancanegara (Wisman) ke Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Umumnya para wisatawan mancanegara (Wisman) lebih mengenal nama Kabupaten ini dengan nama ” KRUI SUMATRA “. Sebagian besar para wisatawan mancanegara (Wisman) jika berkunjung ke Kabupaten ini adalah untuk bermain selancar (Surfing) dan hal tersebut dikarenakan di Kabupaten ini terdapat banyak sekali spot-spot (Lokasi-lokasi) ombak laut yang bisa digunakan untuk bermain selancar, dan lokasi-lokasi tersebut berada di sepanjang pantai, mulai dari bagian selatan, bagian tengah dan bagian utara di Kabupaten ini. Selain untuk meningkatkan kunjungan para wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Kabupaten ini, banyak hal-hal lain yang bisa dilakukan seperti halnya, memperkenalkan potensi-potensi objek wisata yang ada, seperti potensi objek wisata air terjun, agrowisata perkebunan kopi, lada, getah damar dan juga potensi kuliner-kuliner khas dari Kabupaten ini. Seperti halnya yang telah dilakukan oleh Peratin Pekon atau Desa Labuhan Mandi, di Kecamatan Way Krui, Bpk. Husni Thamrin atau masyarakat Pekon atau desa lebih mengenalnya dengan sebutan “Udo Muray”. Peratin Pekon atau Desa Labuhan Mandi, Husni Thamrin baru-baru ini dengan sengaja mengundang para wisatawan (Wisman) asal negara Kerajaan Maroko yang memang sengaja berlibur di Kabupaten ini selama satu bulan. Selain berlibur di Kabupaten ini untuk berwisata bermain selancar (Surfing), mereka dengan senang hati menyambut tawaran baik dari Peratin Husni yang sengaja mengundang mereka untuk mencoba kuliner-kuliner khas daerah dari Kabupaten ini. Saat ditemui di tempat mereka menginap, tepatnya di Losmen Sunset Beach Labuhan Jukung, Hachim yang merupakan ketua rombongan para wisatawan negara Maroko tersebut sangat gembira sekali. Rombongan para wisatawan asal negara Maroko tersebut berjumlah sembilan orang, delapan pria dan satu wanita. Saat sampai di rumah Peratin Husni, para rombongan disambut oleh Peratin, Ketua LHP dan para tokoh masyarakat setempat, dilanjutkan dengan mengobrol sebentar sambil saling berkenalan dan lalu dilanjutkan dengan sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Al Ikhlas yang letaknya tidak jauh dari tempat tinggal Peratin. Setelah melakukan sholat Dzuhur berjamaah, para wisatawan (Wisman) diajak makan siang bersama di kediaman Peratin Husni. Kuliner-kuliner khas Kabupaten yang disajikan oleh Peratin Husni,seperti Gulai Bebat, gulai rebung, gulai tiyung yang dipadukan dengan ikan tongkol bakar. Tampak para wisatawan dengan lahapnya menyantap hidangan khas daerah ini dan sungguh tampak sekali pemandangan yang sangat luar biasa diiringi dengan tawa dan suasana keakraban. Para wisatawan negara Maroko tersebut mengatakan bahwa kuliner-kuliner tersebut sangat enak dan lezat dan berterima kasih sekali telah diundang makan siang bersama, ujar Hachim. Setelah beristirahat sejenak dari makan siang bersama, Peratin Husni lalu mengajak mereka untuk melihat potensi perkebunan getah damar yang memang merupakan salah satu juga potensi unggulan yang ada di Kabupaten ini, yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari kediaman Peratin Husni. Para wisman sangat terkagum-kagum dengan potensi perkebunan getah damar yang ada di Kabupaten ini, dan bahkan mereka meminta beberapa contoh dari getah damar tersebut untuk dibawa ke negaranya, siap tahu di negaranya Maroko nanti ada para pengusaha yang berminat pada komoditas getah damar ini, ujar Hachim, yang juga merupakan salah satu pegawai di Kementerian Pariwisata Kerajaan Negara Maroko. (dra/her).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*