«

»

Jul 13

20 SISWA ASAL PESISIR BARAT LANJUTKAN PENDIDIKAN DI SMA KEBANGSAAN

Pesisir Barat РPemerintah Kabupaten Pesisir Barat kembali mengirimkan siswa-siswi terbaiknya untuk melanjutkan pendidikan ke luar daerah. Sebanyak 20 pelajar akan sekolah di SMA Kebangsaan di Lampung Selatan.

Bersamaan dengan itu juga, Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal juga mengantarkan 20 siswa yang lulus seleksi Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Terdepan, Tertinggal dan Terluar (3T). Acara ini berlangsung di Gedung Wanita, Kecamatan Pesisir Tengah, Kamis (13/7).

“Tahun ini Dinas Pendidikan Pesisir Barat juga kembali mengirimkan 20 calon siswa yang akan disekolahkan di SMA Kebangsaan. Hal yang sama pada tahun lalu, pemerintah daerah juga mengirimkan 20 siswa yang seluruhnya dibiayai Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat,” jelas Hapzi.

Pesisir Barat yang maju adalah dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya terhadap generasi penerusnya untuk menimba ilmu. Bukan hanya membangun infrastruktur, tapi pembangunan SDM pun diperlukan. Dengan APBD yang belum maksimal, pemerintah juga tetap mengutamakan kualitas pendidikan khususnya bagi siswa berprestasi.

“Diharapkan setelah siswa yang menempuh pendidikan di SMA Kebangsaan menjadi lebih sukses bisa menjadi pemimpindi berbagai bidang. Sekolah asrama yang didirikan pada 2013 ini, menerapkan sistem pendidikan yang berlandaskan kebangsaan, ilmu pengetahuan teknologi, iman, takwa, dan kepemimipinan,” papar Hapzi.

Selain itu, Pemkab Pesisir Barat juga mengantarkan 20 calon mahasiswa dari program pusat atau ADik 3T. Mereka akan menempuh pendidikan tinggi negeri di luar daerah Lampung. Sebenarnya pemkab mengirimkan 45 siswa terbaik mengikuti seleksi oleh panitia pelaksana/Pokja ADik melalui mekanisme ujian tulis ADik dan atau jalur SNMPTN-SBMPTN.

“Sebanyak 15 siswa tingkat SMA yang lulus seleksi sebagai peserta ADik tersebut, namun dari 45 peserta itu mendapatkan nilai-nilai yang cukup baik, sehingga adanya tambahan lima siswa yang berkesempatan untuk menjadi calon mahasiswa ADik 3T ini,” tutup Hapzi.

Bantuan pendidikan ADIk 3 T, kata dia, maksimal Rp2,4 juta per semester per mahasiswa dan bantuan biaya hidup Rp 6 juta per semester. Seluruh biaya ditanggung pemerintah pusat, katanya.

Sementara Bupati Agus Istiqlal mengatakan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat serius memberikan jaminan pendidikan terhadap siswa berprestasi. Hal ini bagian dari usaha meningkatkan sumber daya manusia menuju masyarakat Madani, Mandiri dan Sejahtera.

Ia mengatakan, program ini adalah upaya pemerintah yang mengharapkan putra daerah Pesisir Barat dapat mengasah kompetensinya dengan melanjutkan studi di pendidikan tinggi diluar Lampung.

“Kalian semua baik yang merupakan calon siswa SMA Kebangsaan dan calon mahasiswa ADik 3T, selamat menempuh pendidikan, jangan sia-siakan kesempatan ini. Belajar, belajar dan belajar. Rajin menulis tentang Kabupaten Pesisir Barat, agar Pesisir Barat lebih maju,” pesan Agus kepada peserta pendidik dan orang tua siswa.

1 comment

  1. Flashdisk Kartu

    semoga bisa menjadi siswa yang pandai dan berguna untuk keluarga, masyarakat dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*