«

»

Mei 23

BAHAN PANGAN HARUS DALAM KEADAAN (ASUH)

Dinas Pertanian Pesibar melalui bidang peternakan sedang sosialisasi pangan (ASUH).

Pesisir Barat – Pangan merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia. Konsumsi pangan yang cukup dalam kuantitas dan kualitas akan menjamin tercukupinya nilai gizi seseorang. Dua hal yang harus dipenuhi dalam hal pemenuhan gizi adalah ketersediaan / ketahanan pangan (Food Security) dan keamanan pangan (Food Safety). Demikian juga agar bahan pangan tersebut harus bernilai baik untuk manusia dan dapat dikonsumsi dalam keadaan yang, Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH), ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Bambang Supeno, pada acara kegiatan, “Bagaimana Menangani Bahan Pangan dan Bagaimana Menyimpan Bahan Pangan Dengan Baik dan Benar” yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung di Balai Pekon Rawas Selasa, 23/05/17. Hadir dalam acara tersebut, sekaligus sebagai pemberi materi yaitu, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan dari Dinas Pertanian, Bambang Supeno dariĀ  Dinas Kesehatan melalui Kasi Kesehatan Lingkungan, Makanan Minuman dan Kesehatan Kerja Olah Raga, Bapak Sudibyo dan Dinas Ketahanan Pangan, melalui Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan, Bapak Bambang Sugiman serta para perwakilan undangan dari 11 Kecamatan melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Dari 11 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Dalam acara tersebut yaitu, mengajak para pedagang, seperti para pedagang daging ayam, pedagang daging sapi, pedagang telur dan susu serta lainnya, agar bisa memahami, hal-hal dimaksud, seperti mulai dari cara penyembelihan hewan ternak yang penyembelihannya secara halal atau sesuai dengan syariat agama Islam. Tidak hanya itu saja, daging, susu dan telur juga tidak mengandung bahaya biologis, kimiawi dan fisik yang dapat menyebabkan penyakit serta mengganggu kesehatan manusia, ujar Bambang. Daging juga mengandung nilai gizi yang baik untuk tubuh, bersifat sangat mudah rusak karena disenangi oleh mikro organisme dan berpotensi berbahaya. Untuk itu diperlukan tekhnik yang baik dalam menangani, menyimpan hingga mengolah menjadi makanan yang bernilai gizi tinggi. Susu juga merupakan bahan pangan sekresi kelenjar ambing, diperoleh dari proses pemerahan ternak sapi, kerbau, kuda kambing dan hewan lainnya yang mengandung komponen gizi penting terdiri dari lemak, protein, laktosa, mineral, vitamin dan enzim-enzim serta beberapa mikroorganisme. Kandungan gizi susu merupakan sumber gizi yang baik bagi manusia pada semua tingkatan umur terutama para balita. Telur ayam juga mengandung gizi yang sempurna, sangat dibutuhkan tubuh manusia baik yang sedang tumbuh, ibu hamil menyusui bahkan orang dewasa serta lanjut usia, selain itu telur juga mempunyai daya cerna yang tinggi, yaitu 96%. Oleh karena itu seluruh proses harus dijaga agar tidak terkontaminasi, sehingga kandungan gizi dapat dimanfaatkan oleh tubuh, untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Pemeriksaan secara berkala juga sebaiknya dilakukan, hal tersebut untuk menghindari kerusakan bahan pangan dan pemalsuan yang dapat merugikan konsumen, pungkas Bambang. (dra/her).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*